Susu Formula sudah tercemar walau sudah disegel?
Tahukah anda kalo bubuk susu bayi formula sudah tercemar walaupun sudah disegel dan paketnya dalam kondisi tertutup dan sudah tidak steril???
Pada umumnya, orangtua tahun bahwa mereka butuh air panas dan mensterilkan botol serta dot susu (pentil) pada saat akan memberi minum bayinya. Tetapi beberapa orang tua dan ahli kesehatan tau bahwa susu bayi bubuk, walaupun dalam kodisi kaleng atau dus tertutup mungkin tercemar spesiaes bakteri yang membahayakan seperti Salmonella dan Entrobacter. Bacteri penyakit itu tumbuh subr dalam susu yang hangat dan berkembang biak secara cepat dan dapat menyebabkan sakit yang serius seperti meningitis (radang selaput otak atau sumsum tulang belakang), necrotising enterocolitis, septicemia
dan sampai kematian. Resiko tersebesar aadlah pada negara dengan iklim panas, yang penduduknya tidak banyak menggunakan refrigerator serta cukup bahan bakar untuk menyiapkan susu bubuk dengan dipanaskan.
Perananan ASI (Air Susu Ibu) tidak ada yang menggantikan bahkan tiruan bahan kimia apaun tidak akan dapat menandingi kehebatan ASI yang mampu memberikan kekebalan dan melindugi bayi dari penyakit dan infeksi.
Berjangkitnya penyakit yang disebabkan Enterobacter sakazakii
yang telah ditemukan pada 14% kaleng susu formula, telah didokumentasikan di semua negara dan didiagnosa sebagai penyebab utama penyakit. Berjangkitnya dapat disebabkan karena bayi lahir premature dengan berat badan kurang dan system kekebalan tubuhnya belum sempurna.
Biasanya pertumbuhan Entrobacter Sakazakii oleh susu formula biasanya berada pada negara berkembang dengan populasi yang cukup padat. Pada beberapa negera tingkat kematian karena bakteri dalam susu formula adalah 16%-25%.
ASI is the Best Forever ….
Selengkapnya ada di situs: http://www.ibfan.org/site2005/Pages/article.php?art_id=460&iui=1






Waduh-waduh…segitunya yah… sampai susu bayi pun sudah tercemar.
Hem memang paling bagus bayi dikasih asi saja. Makanan paling sempurna di dunia.
Thanks infonya!
Pasang Iklan
Desember 24, 2008